BERPETUALANG LINTAS RUANG DAN WAKTU DI PERPUSTAKAAN TULUNGAGUNG

   
Menyambut "Festival Bonorowo Menulis" yang akan dibuka pada besok tanggal 9 Oktober 2015, seputar wisata Tulungagung sengaja menyambangi sebuah tempat yang masih berhubungan dengan literasi. Untuk menghayati sebuah literasi dan menjadikan budaya literasi, seseorang diharuskan mampu untuk membaca, menulis, dan menghayati sehingga dapat menuju ke sebuah proses dalam sebuah project. Karena itu, sebuah tempat dengan bahan baca sangat dianjurkan dikunjungi untuk mengawali sebuah budaya literasi.
Salah satu yang menjadi pilihan tentu adalah perpustakaan. 

     Karena itu, dalam kesempatan baik ini, redaksi menyuguhkan kepada pembaca budiman, salah satu perpustakaan terlengkap dan nyaman di Tulungagung dalam Rubrik Wisata Edukasi. Tempat yang dipilih untuk pembaca yang suka dengan literasi adalah Perpustakaan Daerah Tulungagung ( Perpustakaan Tulungagung ).
Bertempat di jantung kota Tulungagung, yaitu di kawasan aloon-aloon Tulungagung, menjadikan perpustakaan Tulungagung diminati warga yang ingin mencari bahan pembelajaran, literatur, mengerjakan tugas, atau sekedar refreshing.
Beralamat di jalan Oerip Sumohardjo No 4 - Tulungagung, perpustakaan ini berlokasi dekat dengan kawasan terpadu di aloon-aloon Tulungagung. Dekat dengan Pendopo Tulungagung, Gedung Dewan, Dinas Catatan Sipil, dan masih banyak lainnya. 
Terletak di pojok utara sebelah Timur, menjadikan perpustakaan ini sediki tersamarkan keberadaannya. Tetapi masih dapat dirujuk dengan mudah karena tulisan perpustakaan tertulis jelas.

Saat memasuki kawasan perpustakaan, tidak perlu takut karena telah disediakan tempat perkir dengan petugas jaga yang siap membantu memantau kendaraan kalian. 
Terima kasih pada petugas untuk hal ini. Kenapa? Karena berbeda dengan berkunjung ke tempat lain yang kecenderungan singkat, kebanyakan orang yang berkunjung ke perpustakaan akan relatif lama. Hal ini dapat dimaklumi karena semua kegiatan rata-rata berhubungan dengan tugas ataupun buku-buku yang tidak bisa singkat dalam memahami.
Masuk ke dalam perpustakaan, kita akan diminta mengisi daftar kunjungan di komputer yang disediakan. Kita bisa memilih kunjungan umum atau kunjungan dari anggota ( untuk daftar harus mengisi form yang bisa diminta ke petugas perpus ).
Setelah mengisi, kita akan diberi nomor laci juga kuncinya untuk menempatkan barang bawaan kita. Di sini, penulis sangat senang karena keamanan dan privasi sangat diutamakan. Selesai menaruh barang bawaan dan menguncinya, kita diminta menyerahkan kembali kunci laci, tetapi nomor laci tetap diberikan ke pengunjung untuk mengambil kembali barang mereka nantinya.
Dari ruangan depan, pengunjung bisa langsung menuju perpustakaan utama, di mana dibatas oleh sekat ruang kosong yang membatasi di antara keduanya.
Apakah benar ruang kosong? Ternyata tidak pembaca. Ruang yang terletak di antara depan dan ruang utama ini, merupakan ruangan yang memfasilitasi pengunjung yang ingin mengcopy  bahan bacaan dan lainnya. Di sini juga terdapat ruanga baca yang luas yang kelihatannya diperuntukan untuk anak-anak.

Ketika memasuki ruang utama, pembaca akan mendapati pemandangan penuh dengandengan sensasi rasa ingin tahu yang menggebu. Disana-sini dapat dilihat buku-buku berjajar rapi dengan apik tertata. Suasana perpustakaan yang tenang akan sangat membantu pembaca yang membutuhkan ketenangan. Tidak perlu membaca, sekedar duduk dan memandang sekitarpun, sudah sangat menyenangkan. Lebih dari itu, ruangan perpustakaan ini juga ber-AC, jadi jangan heran kalau terasa dingin dirasa. 
Menunu ke pencarian buku, tidak perlu bingung karena susunan dan tatanan sudah sangat rapi sesuai prosedur. Kita akan mudah mencari buku yang diinginkan. Kalaupun masih kesulitan, ada petugas perpus yang siap membantu kalian.
Di sini menerapkan atau lebih tepatnya menggunakan "Kalsifikasi Desimal Dewey".
Mengenai sistim klasifikasi desimal dewey ini, pembaca dapat mencari informasinya di internet atau langsung menanyakan ke petugas perpus. Yang pasti, sistim ini akangan sangat membantu dan telah diterapkan di banyak perpustakaan di berbagai daerah.

     Membicarakan dan membajas mengenai perpustakaan takkan ada habisnya
 Oleh karena itu, silahkan pembaca budiman berkunjung ke perpustakaan Tulungagung. 
Silahkan cari apa yang ingin diketahui, pinjam apa yang serasa dibutuhkan juga bisa. Lebih dari itu, menjaga TOS di perpustakaan juga harus ada. 

     Sekian informasi penulis dalam rubrik wisata edukasi kali ini. Semoga bermanfaat dan gunakanlah fasilitas yang diberikan daerah sebaik mungkin. Mari kita angkat budaya literasi, salan redaksi. Salam Arek Blogger Tulungagung, Da-!


Komentar