PESONA KEINDAHAN WISATA ALAM KANDUNG – DESA TANEN, REJOTANGAN.

Alam Kandung - Tanen, Rejotangan

28 April 2018 - Berbicara mengenai tempat wisata memang tidak akan pernah ada habisnya, baik itu
wisata alam ataupun buatan, baik itu mengenai kuliner, budaya, pantai, agrowisata, dan masih banyak lainnya. Saat ini perkembangan pariwisata semakin maju pesat, apalagi Indonesia sendiri mendapatkan cukup devisa dari bisnis yang menggeluti seputar wisata. Sebenarnya jika dikelola dengan baik, bisnis pariwisata akan memberikan profit yang bagus untuk pengelolanya juga memberikan dampak yang sangat positif bagi masyarakat sekitarnya. Secara tidak langsung, pengembangan sebuah lokasi wisata akan memberikan banyak peluang usaha dan lapangan kerja baru di sekitar lokasi wisata. Tempat wisata yang bagus pun secara tidak langsung akan membuat permerintah memberikan fasilitas juga perbaikan atas apa yang kurang, seperti perbaikan jalan dan hal lainnya.

Tulungagung sendiri juga tidak ingin kalah dengan kota-kota lainnya. Kota tercinta ini mulai serius untuk mengembangkan potensi wisata yang ada di kota yang mendapat julukan kota marmer ini. Mulai dari wisata kuliner, budaya, belanja, alam, pantai, agrowisata, dan masih banyak lainnya. Pemerintah Tulungagung seperti tahu sekali kalau bisnis seputar pariwisata sedang trend dikalangan masyarakat dunia. Diantara banyak hal yang mampu dikembangkan di Tulunggaung, salah satu yang paling bisa untuk dikembangkan lebih adalah wisata alamnya. Selain pantai, kita mash memiliki pesona keindahan alam yang tak dapat dibohongi keelokannya. 

Grojogan Sewu - Alam Kandung

Berbicara mengenai pesona keindahan alam Tulungagung memang tidak lepas dari pantai juga air terjun yang banyak ada di kota ini. Salah satu yang tentu tidak boleh terlewat adalah grojogan sewu di lokasi Wisata Alam Kandung. Alam kandung memang telah cukup lama dikenal dikalangan masyarakat Tulungagung. Berada di Desa Tanen, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, lokasi dapat dikatakan sudah cukup terkenal. Bahkan Alam Kandung telah masuk dalam salah satu tujuan program acara TransTV MTMA yang sudah sangat terkenal. 
Tentu saja pemilihan Alam Kandung memang tidak salah, banyak hal yang dapat dinikmati di wisata alam kandung ini. Di sini yang tentu tidak boleh terlewatkan untuk dijadikan objek foto adalah Grojogan Sewu atau air terjun di Alam kandung. Tidaklah cukup tinggi namun dengan debit air yang deras juga air yang jernih dang begitu dingin. Bagi kalian yang suka foto-foto tentu tidak boleh lupa mengambil gambar dengan air terjun sebagai latarnya. Sayang sekali bagi kalian yang suka berenang, tidak diperbolehkan berenang dibawah air terjuan dikarenankan kedalaman yang cukup dalam, sekitar 10 meter. Inilah yang membuat alam kandung beberapa kali memakan korban jiwa, karena penikmat wisata tidak mengindahkan larangan yang ada. 
Grojogan Sewu
Namun hal itu tidak perlu menjadikan kecewa karena masih ada telaga kecil seperti kolam disisi barat air terjun yang dapat dipakai berenang. Selain itu, pemandangan yanga da sudah sangat cukup untuk memanjakan mata kita. Kawasan wisata alam kandung memang cukup besar. Dari gerbang masuk kawasan wisata, kita cukup membayar 5000 per orang. Masuk ke dalam lokasi, kita bisa parkir kendaraan di tempat yang membuka jasa penitipan ( maaf jika ada salah arti atau kurangnya info mengenai parkir karena tidak adanya tempat parkir khusus pengunjung di sini ). 
Setelah kita parkir, kita sudah menemui banyak warung-warung yang berjualan makanan dan minuman, juga banyaknya pohon-pohon jati yang menambah indah pesona wisata. Dari sini kita sudah dapat berfoto-foto dengan banyak atribut wisata yang telah ada. Untuk menuju ke lokasi air terjun, kita harus berjalan beberapa meter. Sesampainya ke spot air terjun, kalian akan dibuat takjub dengan keindahan dari mahakarya sang pencipta. Grojogan sewu, begitu tempat ini disebut, tapi bagi saya tetap menyebutnya air terjun alam kandung. Selain dari air terjun nya, yang membuat kawasan ini begitu indah adalah view disekitarnya. Kita dapat banyak spot untuk foto-foto disini. Kawasan yang hijau dengan dibalut aliran air dari air terjun menuju ke telaga, ditambah dengan batu-batu yang menghiasi, sangat menarik dan mengagumkan. Saya katakana mungkin disini tidak akan cukup jika hanya 1 atau 2 jam. 
Lokasi wisata ini sudah cukup ramai didatangi bukan hanya karena keindahan wisatanya, tapi juga akses jalan yang sudah dibuat mudah. Dari kawasan kota atau darimanapun, kalian tidak perlu takut karena jalan telah diaspal semua sampai kawasan wisata. Jadi, bagi kalian yang ingin bersepeda, naik motor ataupun mobil, sangat bisa tentunya. Sebenarnya sangat diharapkan sekali pemerintah Tulungagung memberikan akses jalan dan juga fasilitas seperti yang diberikan di Alam Kandung ini. 

Spot lain di Alam Kandung
Masih banyak lokasi wisata yang belum terjamah dan masih butuh sentuhan dari masyarakat juga pemerintah kabupaten. Namun, tetap saya ingin berpesan agar pengembangan tersebut tidak sampai merusak keindahan juga ke-alami-an dari lokasi wisata. Keindahan yang dicari tidak harus merubah secara frontal sebuah kondisi yang sudah ada. Saya yakin jika Tulungagung bisa mengembangkan objek-objek wisata yang ada, maka akan memberikan banyak benefit baik untuk daerah juga masyarakat yang ada. Tidak banyak yang dapat saya ceritakan, semoga mampu menjadi rekomendasi wisata bagi para pembaca blog seputar wisata Tuungagung ini. Terimakasih saya sampaikan selain kepada masyarakat sekitar tempat wisata alam kandung juga teman saya yang sudah mau mengajak disela-sela kesibukannya.

“I Love Travelling, but I’m not Traveller”, Tulungagung pasti bisa !


Komentar

Posting Komentar